ads

ads
Tampilkan postingan dengan label LIGA INGGRIS. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label LIGA INGGRIS. Tampilkan semua postingan

Langsung Bangkit, Red Devils!




Manchester - Manchester United baru saja menderita kekalahan keduanya secara beruntun. Watford akan menjadi ajang bagi MU 'menebus dosa' atas hasil mengecewakan tersebut.

Belum sembuh usai dipermalukan rival sekotanya, Manchester City, 1-2 di Old Trafford sepekan lalu, MU mesti terluka lagi. Memainkan laga grup Liga Europa di markas Feyenoord tadi malam, 'Setan Merah' tampil buruk sehingga kalah 0-1.

Alhasil, wajib bagi MU untuk kembali ke jalur kemenangan saat menghadapi Watford di Vicarage Road, Minggu (18/9/2016). Angka penuh niscaya tidak sulit untuk dibawa pulang, mengingat head to head yang menguntungkan MU.

Watford selalu kalah dalam sembilan pertandingan liga melawan MU, termasuk enam pertemuan terakhir di Premier League. Meski demikian, kemenangan kandang-tandang MU atas The Hornets terjadi dengan skor selisih satu gol saja.

"Kami tidak punya waktu untuk terus meratapi kekalahan dan kami memiliki beberapa hari saja untuk memulihkan diri sekarang," ungkap bek MU Chris Smalling kepada MUTV.

"Kami harus berdiri lagi dan bangkit pada hari Minggu. Kami harus memperlihatkan banyak karakter karena kalah untuk ketiga kalinya beruntun tidak bisa diterima!"

Saat ini MU menempati peringkat keempat klasemen dengan sembilan poin, terpaut satu poin dari Chelsea dan Everton, serta tertinggal tiga poin dari City, yang berada di posisi teratas.


(rin/rin)

Setelah Brugge, Leicester Bidik Burnley



Leicester - Leicester City bertekad meneruskan hasil positif dari Liga Champions ke Premier League. Setelah mengalahkan Brugge, kini mereka berhasrat memetik kemenangan atas Burnley.

Leicester tengah dalam atmosfer positif. Itu setelah mereka berhasil mengawali penampilan di Liga Champions dengan kemenangan 3-0 atas tim Belgia, Brugge.

Tak punya banyak waktu beristirahat, Leicester sudah harus tampil lagi di liga Inggris. 'Si Rubah' dijadwalkan untuk menjamu Burnley di King Power Stadium pada Sabtu (17/9/2016) malam WIB.

Marc Albrighton, winger Leicester, meminta agar rekan satu timnya bisa meneruskan hasil positif dari markas Brugge ke tanah Inggris. Fokus menjadi kunci untuk meraih hasil positif.

"Hasil positif atas Brugge itu sudah lewat. Memang menyenangkan untuk merayakan kemenangan itu, tapi kan sudah lewat. Kami akan berjumpa dengan Burnley dan kami harus segera mengalihkan fokus kepada mereka," kata Albrighton seperti dikutip Daily Star.

"Kami tak akan kesulitan untuk fokus kepada pertandingan itu. Itulah modal utama kami. Kami harus berkonsentrasi kepada penampilan kami di liga dan meraih kemenangan demi kemenangan di sana. Itu misi kami.

"Saya berharap kami bisa bisa memetik hasil di laga nanti, meneruskan hasil positif di Liga Champions ke liga dan tampil dengan benar di sana," tutur dia.

Leicester memang tengah membutuhkan kemenangan di liga. Dalam empat laga yang sudah dilakoni, tim besutan Claudio Ranieri itu sudah ternoda dua kekalahan dan baru satu kali menang. Mereka ada di urutan ke-16 di papan klasemen Premier League.


(fem/roz)

Agen: Ibra Sempat Ingin Akhiri Karier dengan Napoli Sebelum Gabung MU




Manchester - Manchester United sepertinya bukan pilihan pertama Zlatan Ibrahimovic untuk mengakhiri kariernya. Ibra diklaim sempat menginginkan bergabung dengan Napoli.

Bintang sepakbola Swedia itu hijrah ke Manchester dari Paris St. Germain secara gratis pada Juli silam. Sejauh ini, karier Ibra bersama MU berjalan impresif dengan sumbangan lima gol dalam lima penampilan di semua kompetisi.

Agen Ibrahimovic, Mino Raiola, mengungkapkan Napoli menjadi opsi bagi kliennya. Hal itu dikatakan Ibra usai bermain di pertandingan perpisahan untuk eks bek Juventus Ciro Ferrara.

"Apakah Ibra didekati Napoli pada musim panas ini? Presiden-presiden [klub] yang berbicara dengan saya, mereka tahu apa yang dibicarakan hanya di antara kami saja," kata Raiola.

"Kami akhirnya memilih United, itu adalah tujuan kami, dan Ibra juga target dari mereka, sekarang kami berada di tempat yang kami butuhkan."

"Apa yang bisa saya katakan adalah di pertandingan perpisahan Ciro Ferrara di San Paolo, Zlatan menghubungi saya dan bilang: "Mino, saya ingin mengakhiri karier di Naples."

"Itu karena mentalitas Neapolitan [warga Napoli] adalah yang paling mirip dengan dia, dan kalau liganya masih seperti dulu, dia mungkin akan bergabung ke sana," ungkap Raiola kepada Radio CRC, yang diwartakan Sky Sports.
(rin/mrp)

Start MU dan City Sempurna, Siapa Telan Kekalahan Pertama?




Manchester - Manchester United dan Manchester City sama-sama menjalani start sempurna 2016-17. Siapa yang akan lebih dulu kalah di musim ini?

Derby Manchester jilid pertama akan dipanggungkan di Old Trafford, Sabtu (10/9/2016) petang WIB. Tidak hanya gengsi sebagai penguasa Manchester, posisi puncak klasemen menjadi taruhannya.

Untuk sementara, City menduduki peringkat teratas dengan sembilan poin berkat keunggulan selisih gol atas Chelsea [posisi 2] dan MU [posisi 3], yang juga memiliki raihan angka yang sama.

MU, di bawah arahan Jose Mourinho, mengawali musim ini dengan memetik kemenangan di tiga pertandingan pertama. Dibuka dengan kemenangan 3-1 atas Bournemouth, 'Setan Merah' lantas menundukkan Southampton 2-0, lalu menang tipis 1-0 di markas Hull City berkat gol Marcus Rashford di injury time.

Di kubu seberang, City membuka musim dengan mengalahkan Sunderland 2-1. Di markas Stoke City, The Citizens mampu menang telak 4-1 sebelum menghempaskan West Ham United dengan skor 3-1.

Lantas bagaimana peluang masing-masing tim? Dilihat dari rekor pertemuan di lima pertandingan terakhir, MU dan City sama-sama mengantongi dua kemenangan dan sekali imbang.

Akan tetapi, pada musim 2015-16, MU tidak terkalahkan melawan City dengan meraih satu kemenangan dan sekali imbang. Namun, The Citizens justru lebih superior kala bertandang ke markas klub tetangganya itu.

Dalam lima kunjungan terakhirnya ke Old Trafford di liga, City menang tiga kali, dan hanya kalah sekali. Kemenangan itu termasuk hasil memalukan bagi MU saat dihantam City 1-6 pada Oktober 2011.



Jelang Derby Manchester, MU Dibayangi 'Virus FIFA'

Manchester - Tiga pilar Manchester United dibekap cedera menjelang derby Manchester akhir pekan ini. Antonio Valencia, Luke Shaw dan Henrikh Mkhitaryan diragukan tampil dalam laga itu.

Setelah melewati tiga pekan pertama, Premier League menyambut jeda internasional. Lanjutan liga Inggris mulai digeber lagi akhir pekan ini.

MU akan menjamu rekan satu kota, Manchester City, di Old Trafford pada Sabtu (10/9/2016) pukul 18.30 WIB. Namun, The Red Devils malah dirundung keraguan bisa menurunkan kekuatan penuh. Beberapa pemain terkena 'virus FIFA', yakni cedera-cedera pemain yang terjadi kala memperkuat tim nasional masing-masing

Daily Star melaporkan Antonio Valencia sebagai salah satu pemain yang dikhawatirkan bisa turun bermain akhir pekan ini. Dia tak cedera, tapi baru tiba di Manchester 24 jam menjelang kick-off setelah bertugas di timnas Ekuador. Kebugaran Valencia pun masih tanda tanya.

Luke Shaw lah yang tengah dibayangi cedera lagi setelah tampil bersama timnas Inggris. Shaw tak bisa memperkuat timnas Inggris melawan Slovakia dalam kualifikasi Piala Dunia yang berakhir dengan skor 0-0. Dia dibekap cedera otot ringan sehari menjelang laga itu. Tepatnya saat berlatih di St. George Park akhir pekan lalu.

Cedera itu membuat Shaw diragukan bisa tampil dalam derby Manchester. Manajer timnas Inggris, Sam Allardyce, mengatakan kalau cedera itu berbeda dengan cedera lama Shaw, hanya lokasinya berdekatan dari tulang kaki yang patah sebelumnya.

Kondisi Shaw itu akan merugikan MU. Sebab, Shaw menjadi bek kiri utama Setan Merah dalam tiga laga pertama lalu. Berkaca saat Shaw cedera musim lalu, Marcos Rojo yang kemungkinan besar akan jadi penggantinya.

Cedera juga membekap gelandang MU, Henrikh Mkhitaryan. Pemain anyar MU itu mengalami cedera paha kala tampil bersama timnas Armenia dalam laga uji coba menghadapi Republik Ceko pada 1 September.

Akibat cedera itu, Mkhitaryan absen membela Armenia menghadapi Denmark dalam kualifikasi Piala Dunia 2018 di Copenhagen. Dokter tim memprediksi Mkhitaryan butuh istirahat selama sepuluh hari.

Kabar bagus buat MU, Marouane Fellaini yang lebih dulu cedera punggung diyakini bakal comeback sebelum derby Manchester bergulir.




'Hazard Bakal Lebih Menentukan Lagi untuk Chelsea'



London - Eden Hazard sudah menunjukkan tanda-tanda kebangkitan bersama Chelsea di musim 2016-17. Dia diyakini akan lebih menentukan lagi untuk The Blues.

Bersama Chelsea musim lalu, Hazard tak banyak memberikan kontribusi. Dalam 31 pertandingan di Liga Inggris, dia cuma membukukan sebanyak empat gol.

Seiring dengan keterpurukan Hazard, Chelsea juga menurun. Mereka cuma menempati posisi 10 di klasemen akhir.

Di awal musim ini, penampilan Hazard mulai menanjak lagi. Dia sudah membukukan dua gol dalam tiga pertandingan bersama Chelsea.

Chelsea juga masih sempurna dengan menyapu bersih tiga pertandingan. Soal Hazard, bek Chelsea, Branislav Ivanovic, menilai bahwa pemain asal Belgia itu akan kembali menentukan untuk prestasi si 'Biru'.

"Eden Hazard merupakan salah satu pemain terbaik dunia bagi kebanyakan orang, terutama setelah penampilan bagus seperti yang satu ini," kata Ivanovic di Soccerway.

"Semua orang terkadang menyorot Eden, termasuk bulan lalu. Dan menurut opini saya, dia merupakan pemain yang bisa menentukan pemenang liga, semuanya --dan semua pertandingan yang kami mainkan."

"Semua pemain berharap bahwa kami bisa mendapatkan penampilannya dua musim silam dan dengan hal itu kami bisa melakukan hal yang luar biasa," imbuhnya.

Setelah Cetak Gol Kemenangan, Akankah Rashford Dimainkan di Derby Manchester?



Manchester - Akhir pekan lalu, Marcus Rashford mencetak gol kemenangan untuk Manchester United. Akankah dia dimainkan pada laga derby Manchester 10 September mendatang?

Bertanding di KC Stadium, Sabtu (27/8/2016), United sempat kesulitan menembus pertahanan si pemilik stadion, Hull City. Situasi mulai berubah ketika manajer 'Setan Merah', Jose Mourinho, memutuskan untuk memainkan Henrikh Mkhitaryan dan Rashford.

Mkhitaryan dan Rashford memberikan warna berbeda untuk serangan United. Sampai kemudian, ketika pertandingan memasuki menit 90+2, Wayne Rooney melakukan tusukan dari sisi kiri dan memberikan operan datar ke depan gawang Hull. Operan tersebut langsung disambar oleh Rashford dan gol pun tercipta.

Berkat gol tersebut, United menang 1-0 dan mempertahankan catatan sempurna dalam tiga pertandingan pertama di Premier League musim ini. Selanjutnya, mereka akan bertanding melawan Manchester City.

Melihat penampilan Rashford yang menjanjikan, Mourinho pun mendapatkan pertanyaan: Akankah striker berusia 18 tahun itu dimainkan pada laga melawan City? Terlebih, Anthony Martial, yang tidak mengikuti pramusim lantaran beristirahat setelah memperkuat Prancis di Euro 2016, tampak belum sepenuhnya nyetel.

Mourinho pun memberikan jawaban yang objektif. "Menjadi seorang penentu kemenangan belum tentu mengubah pikiran saya. Tentu, menjadi penentu kemenangan amat hebat, tapi situasinya sama dengan membuat kesalahan sehingga tim kebobolan. Jika si pemain tampil bagus, saya pasti tidak akan mencadangkannya hanya karena ia membuat kesalahan.

"Saya masih punya dua pekan sebelum pertandingan berikutnya. Saya harus menganalisis lawan lebih dulu, saya juga harus melihat kondisi pemain saya yang baru tiba dari tim nasional --karena mereka baru akan tiba beberapa hari sebelum pertandingan tersebut.

"Dia (Rashford) bisa saja bermain, bisa juga berada di bangku cadangan. Saya belum tahu. Saya harus menganalisis dulu. Yang terpenting, dia bekerja dengan amat baik dan dia baru berusia 18 tahun," kata Mourinho.

Musim lalu, ketika United bertanding melawan City di Etihad, Rashford menjadi penentu kemenangan United. Sama seperti laga melawan Hull, pertandingan itu juga berakhir dengan skor 1-0.

Mourinho Janjikan Banyak Kesempatan untuk Rashford




Hull - Jose Mourinho tak menjadikan Marcus Rashford sebagai pilihan utama di lini depan Manchester United. Namun, Mourinho menjanjikan banyak kesempatan bermain untuk Rashford.

Rashford sama sekali tak diturunkan saat MU mengalahkan Bournemouth 3-1 dan Southampton 2-0. Namun, penyerang berusia 18 tahun itu mendapatkan kesempatan tampil sebagai pemain pengganti pada laga melawan Hull City di KCOM Stadium, Sabtu (27/8/2016). Saat dia masuk ke lapangan, skor masih 0-0.

Rashford akhirnya tampil sebagai pahlawan MU pada laga tersebut. Dia mencetak gol di injury time untuk memastikan 'Setan Merah' menang 1-0. Berkat kemenangan ini, MU masih sempurna dalam tiga laga awal Premier League.

Nama Rashford mencuat saat MU masih ditangani oleh Louis van Gaal. Pada paruh kedua musim lalu, Van Gaal rutin memasang Rashford sebagai starter. Rashford yang dijadikan tumpuan di lini depan pun membalasnya dengan delapan gol.

Akan tetapi, situasi berubah setelah Van Gaal dipecat dan Mourinho menjadi penggantinya. Mourinho selalu memasang striker veteran Zlatan Ibrahimovic sebagai ujung tombak. Dia hanya menurunkan Rashford ketika MU kesulitan mencetak gol, seperti pada laga melawan Hull atau laga melawan Leicester City di ajang Community Shield. Saat MU menghadapi Leicester, masuknya Rashford juga mengubah jalannya permainan meski akhirnya yang mencetak gol penentu kemenangan adalah Ibrahimovic.

"Dalam dua pertandingan ketika kami membutuhkan gol kemenangan, melawan Leicester dan hari ini, dia melakukan pekerjaan dengan baik," ujar Mourinho seperti dikutip dari Sky Sports.

"Dia bermain bagus di usia 18 tahun, tapi striker nomor satu kami adalah pemain sebagus itu. Kami sekarang bermain dengan satu orang kedua di belakang Zlatan. Kami bisa memulai beberapa pertandingan dengan seorang pemain di depan Zlatan," tambahnya.

"Bocah ini akan bermain pada banyak pertandingan, pastinya," kata Mourinho.

MU saat ini menempati posisi kedua di klasemen sementara Premier League dengan perolehan sembilan poin dari tiga laga. Mereka sejajar dengan Chelsea, yang juga mengumpulkan sembilan poin.


Zaza Resmi Gabung West Ham




London - Simone Zaza akan memulai petualangan baru di Premier League. Striker berkepala plontos itu telah meninggalkan Juventus dan bergabung dengan West Ham United.

West Ham meminjam Zaza selama satu musim dengan biaya 5 juta euro (sekitar Rp 74 miliar). The Hammers punya opsi untuk mempermanenkan Zaza dengan biaya tambahan 20 juta euro (sekitar Rp 297 miliar), yang akan menjadi sebuah kewajiban apabila jumlah pertandingan yang dijalani Zaza mencapai angka tertentu.

Zaza menjadi pemain ke-11 yang direkrut West Ham pada musim panas ini. Pemain berusia 25 tahun itu didatangkan setelah Andre Ayew dan Andy Carroll mengalami cedera.

"Saya ingin berterima kasih kepada semua pihak yang sudah menyambut saya, termasuk para fans dan semua orang di klub. Saya ingin memulai sebuah pengalaman baru dan saya merasa ini adalah pilihan yang tepat bagi saya," tutur Zaza di situs resmi West Ham.

Di Juventus, Zaza tak mendapatkan banyak kesempatan bermain karena kalah bersaing dengan Paulo Dybala dan Mario Mandzukic. Kedatangan Gonzalo Higuain membuat posisinya di Juve makin sulit.

"Saya ingin menjadi seorang pemain yang lebih baik dan saya tahu bisa melakukan hal itu di West Ham. Sayangnya kami tidak bisa melaju lebih jauh di Liga Europa, namun saya berharap bisa membantu klub melakukan hal itu musim depan," kata Zaza, yang mencetak delapan gol untuk Juve pada musim lalu.

Menang 3-0, Chelsea Jaga Kesempurnaan



Chelsea menjaga kesempurnaan pada awal musim ini. Menjamu Burnley di Stamford Bridge pada matchday ke-3 Premier League 2016-2017, Sabtu (27/8/2016), skuad asuhan Antonio Conte meraih kemenangan 3-0.
Chelsea, yang memiliki kualitas jauh di atas tamunya, mendominasi pertandingan. Data dari Whoscored menunjukkan bahwa Chelsea memonopoli penguasaan bola dengan 57 persen sedangkan ball possession Burnley sebesar 43 persen.
Chelsea pun tampil trengginas dengan mencatatkan 19 upaya mencetak gol selama 90 menit permainan. Jumlah tersebut sangat timpang dibanding Burnley (4).
Gol pertama Chelsea tercipta saat laga baru berusia 9 menit lewat aksi Eden Hazard. Mendapat ruang tembak di luar kotak penalti, winger Belgia itu melepaskan tendangan mendatar yang bersarang di pojok gawang Burnley.

Selang 39 menit kemudian, giliran Willian yang menyumbang gol untuk The Blues. Willian menaklukkan kiper Tom Heaton dengan sepakan mendatar nan keras dari sisi kanan.
Torehan Willian menjadi yang terakhir pada babak pertama. Tim tuan rumah turun minum dengan keunggulan 2-0.
Gempuran Chelsea berlanjut pada babak kedua. Ada 5 peluang emas yang mereka ciptakan pada interval ini.
Salah satu kans membuahkan gol pada menit ke-89. Viktor Moses, yang baru beredar di lapangan selama 13 menit setelah menggantikan Willian, menambah keunggulan tuan rumah menjadi 3-0.
Gol Moses menutup pertandingan. Skor 3-0 bertahan sampai laga tuntas.
Dengan hasil ini, Chelsea mengemas 9 poin dari 3 pertandingan. Adapun Burnley baru mengantongi 3 angka.
judi bola, agen sbobet, agen sabung ayam, toto, toto hk, toto singapure, maxbet, judi bola terbaik, predikasi score sepakbola, taruhan online, casino online, tangkas online, casino, sportbook, bookies, agen terbaik, agen bola resmi, agen bola terdaftar, agen bola terpercaya, agen bola di indonesia, agen bola, bonus deposit bola, bonus cashback bola, bonus referal bola, bonus daftar agen, cara daftar sbobet, cara main sbobet, cara main judi bola, main bola online, taruhan bola sbobet, cara deposit sbobet, cara daftar sbobet,

ads

ADS

ADS

ads

ads